Vegetarian Tidak Mendapatkan Nutrisi Dari Sayuran

Vegetarian Tidak Mendapatkan Nutrisi Dari Sayuran

Diet vegetarian dipandang menjadi diet paling sehat karena konsentrasi konsumsi sayur dan buah dan tidak mendapatkan nutrisi dari sayuran ini.

Tetapi, konsumsi tanpa daging ini beresiko membuat badan kekurangan beberapa mineral dan vitamin penting untuk jalankan peranan organ dengan baik.

Seorang Vegetarian Tidak bisa Mendapatkan Nutrisi ini dari Sayuran

Beberapa buah dan sayur memang mempunyai kandungan gizi yang hampir serupa dengan daging, telur, atau susu. Bila dikonsumsi dengan komposisi yang betul, diet vegetarian bisa dibuktikan turunkan jumlah lemak jemu, cholesterol, dan kandungan gula darah pada badan.

Baca Juga: Diet Memengaruhi Kesehatan Psikis

Sayang, tidak semua aktor diet vegetarian tidak mendapatkan nutrisi dari sayuran ini dari komposisi buah dan sayur untuk penuhi keperluan harian gizi yang dibutuhkan. Khususnya untuk aktor diet temporer atau sekedar mengikut tren. Hingga banyak aktor diet vegan yang pada akhirnya terserang permasalahan kesehatan.

Kekurangan gizi sendiri memang berkaitan dengan bermacam permasalahan kesehatan, seperti lebih beresiko alami permasalahan tulang, permasalahan pencernaan, permasalahan kulit, sampai pengurangan daya ingat.

Supaya masih sehat, aktor diet vegetarian dianjurkan untuk memenuhi beberapa gizi penting. Berikut Beberapa gizi yang bagusnya tidak dilewati supaya badan masih sehat sepanjang lalui diet vegetarian,

  1. Riboflavin

Vitamin B2 ini penting dalam membantu mengganti makanan jadi energi. Nach, saat kamu kehilangan atau bahkan juga kekurangan bisa mengakibatkan lemas, perkembangan yang lamban sampai permasalahan pencernaan.

Karena gizi ini sejumlah besar diketemukan dalam protein hewani, karena itu untuk mengkonsumsinya sehari-harinya makin lebih susah khusus untuk yang mempunyai gaya hidup vegan. Tetapi tenang, walau kamu tidak konsumsi produk susu, coba sumber nabati seperti almond, jamur, dan bayam.

  1. Vitamin B12

Betul, jika kurangi konsumsi daging merah bisa turunkan resiko penyakit jantung, dan konsumsi makanan vegetarian dapat turunkan resiko diabetes, tekanan darah bahkan juga kanker, dan tinggi. Tapi riset sudah memperlihatkan jika vegetarian beresiko kekurangan gizi tertentu, terlebih bila tidak memperoleh cukup vitamin B12.

Vitamin B12 penting dalam jaga peranan otak dalam mengatur saluran darah ke semua badan kita. Walau sebenarnya suplemen penting ini sebagian besar tiba dari produk hewani. Itu penyebabnya seorang yang mengikut pola hidup vegetarian atau vegan akan kurangnya vitamin B12 yang berpengaruh dalam jumlah sel darah merah yang rendah. Atau bahkan juga tanda-tanda yang lain ialah hati capek, sembelit, tidak mau makan dan pengurangan berat tubuh.

Tetapi tenang saja, untuk memperoleh cukup B12, coba makan ragi bergizi, sereal siap sajian yang diperkaya, dan susu kedelai, dan (bila kamu masih makan beberapa produk hewani), susu, telur, kerang, dan ikan.

  1. Kalsium

Peresapan kalsium akan maksimal jika dimakan bersama-sama dengan protein, hingga produk susu dipandang untuk sumber kalsium terbaik. Badan memerlukan jumlah kalsium untuk kesehatan gigi dan tulang. Konsumsi kalsium yang cukup memberikan dukungan peranan otot, signal saraf dan kesehatan jantung, dan kurangi berlangsungnya resiko patah tulang.

Ada sayur yang menjadi sumber kalsium yang bagus, seperti bok choy, kale, lobak, buncis, dan brokoli. Yakinkan sayur ini selalu datang pada menu harian diet vegetarian. Konsumsi juga kacang-kacangan yang kaya kalsium seperti almond, biji chia, dan kedelai.

  1. Zat besi

Fe ataupun lebih dikenali dengan panggilan zat besi ialah bagian utama dalam pembangunan sel darah merah. Kelemahan pada zat besi berikut yang kerap mengakibatkan beberapa vegetarian rawan pada anemina. Ini perlu memperoleh perhatian khusus, khususnya untuk wanita yang vegetarian. Pada umumnya, Senyawa FE sendiri terdiri jadi dua yakni heme dan non-heme. FE yang memiliki sifat heme, lebih gampang diserap oleh badan dan sumbernya terdapat banyak pada pangan hewani. Sedang FE non-heme ialah tipe FE yang sumbernya terdapat banyak pada pangan nabati seperti sayur-sayuran hijau, tetapi tingkat peresapannya pada tubuh benar-benar rendah.

Keperluan zat besi untuk orang dewasa ialah sejumlah 12-26 mg/hari. Angka ini lumayan tinggi, dan masih banyak orang yang kurang memerhatikan konsumsi zat besinya. Tetapi, beberapa vegetarian tak perlu cemas. Saat ini sangat banyak tipe pangan yang telah diperkaya dengan zat besi, contoh paling biasanya dalah tepung dan beberapa macam serealia. Sebaiknya untuk vegetarian untuk teratur lakukan pengujian kandungan hemoglobin badan, agar diawasi secara baik apa alami tidak atau anemia. Bila dijumpai rupanya menanggung derita anemia, terutama bila kandungan hemoglobin badan benar-benar rendah, beberapa vegetarian kembali dan kembali harus ditempatkan pada opsi untuk konsumsi suplemen.

  1. Vitamin D

Kecuali dari paparan teratur cahaya matahari pagi, vitamin D bisa juga didapat dari makanan. Tetapi, tidak banyak makanan yang memiliki kandungan vitamin D, dan rerata didapat dari daging hati sapi dan ikan. Hingga aktor diet vegetarian beresiko kurangnya vitamin D.

Vitamin D sendiri memberikan dukungan peresapan kalsium dan fosfor dari usus, jaga peranan ketahanan tubuh, jaga situasi hati, pemulihan otot dan memory. Pengurangan mood dan gampang diserang infeksi jadi salah satunya akibatnya karena kekurangan vitamin D. Untuk penuhi keperluan vitamin D harian, aktor diet dapat konsumsi vitamin D2 atau ekstra vitamin D3. Vitamin D bisa juga didapatkan dengan alamiah dalam jamur-jamuran.

  1. Protein

Sering beberapa orang ragu vegetarian dapat penuhi keperluan proteinnya. Protein penting untuk membenahi jaringan otot, membantu turunkan berat tubuh, dan mengatur gairah makan. Kekurangan protein akan membuat seorang berasa kurang kuat, rambut yang tipis, lebih gampang terkena penyakit, dan selera makan yang tidak terkontrol. Protein untuk vegetarian dapat didapat lewat tahu, tempe, susu kedelai, edamame (kacang kedelai jepang), atau kacang merah.

  1. Zat seng

Zat seng penting untuk memberikan dukungan kesehatan dan mekanisme kebal badan. Memiliki Zat seng menggairahkan 100 tipe enzim yang perlu pada proses pengobatan cedera, kekuatan perasa dan pembau pada tubuh manusia. Kekurangan zat seng akan lemahkan mekanisme ketahanan tubuh, membuat orang gampang sakit, berasa capek, dan menghalangi proses pengobatan luka.

  1. Yodium

Riset memperlihatkan, aktor diet vegan berkadar yodium 50 % lebih rendah dalam darah. Tapi rerata konsumsi tinggi yodium dari makanan ‘dimusuhi’ oleh aktor diet vegetarian. Walau sebenarnya, mineral mainkan peranan penting pada tubuh dengan jaga peranan tiroid yang sehat.

Karena itu, jika aktor diet vegetarian tidak dapat pastikan kecukupan yodium, konsumsi yodium berbentuk suplemen dapat dibutuhkan. Tetapi, konsumsi suplemen yodium bagusnya atas referensi specialist nutrisi supaya konsumsinya tidak berlebihan.

  1. Omega-3

Asam lemak omega-3 penting untuk menahan peradangan, kesehatan jantung, dan menahan penyakit otak seperti Alzheimer. Kekurangan omega-3 akan turunkan kekuatan ingatan, lemahkan mekanisme ketahanan tubuh, mengakibatkan kulit kering, rambut rontok, permasalahan perputaran badan, dan reproduksi. Vegetarian dapat memperoleh omega-3 dengan konsumsi walnut, flaxseed, biji chia, dan edamame.

Sama seperti yang kita kenali, lemak omega-3 diperoleh dari ikan, terutamanya ikan berlemak seperti salmon, trout, atau tuna. Tetapi untuk seorang vegan tentu saja ini ialah larangan. Karena itu sebagai jalan keluar, kamu dapat konsumsi gizi omega-3 dari biji chia, kenari atau bahkan juga alga untuk tingkatkan konsumsi.

Itu beberapa macam gizi yang sering terlewati oleh beberapa vegetarian. Kecuali penuhi gizi yang dapat didapat dari buah dan sayur, beberapa vegetarian seharusnya tidak meremehkan nutrisi-nutrisi di atas