Fakta Dibalik Mitos Tentang Diet

Fakta Dibalik Mitos Tentang Diet

Banyak fakta dibalik mitos tentang diet yang tersebar di kelompok warga mulai menghindar konsumsi karbohidrat yang ucapnya membuat badan gendut. Sampai melepaskan makan pagi atau makan malam untuk turun berat tubuh.

Beberapa mitos diet yang tidak betul, malah beresiko mengakibatkan peningkatan berat tubuh. Yok, cari info bukti dibalik mitos diet yang tidak betul.

Seputar Fakta Dibalik Mitos tentang Diet

Bila sejauh ini kamu yakin jika untuk turunkan berat tubuh perlu menghindar konsumsi lemak, meredam lapar, atau olahraga terlalu berlebih, karena itu kamu perlu memerhatikan selanjutnya keterangan dibalik mitos itu. Ingat, tidak seluruhnya info yang tersebar bisa dibuktikan kebenarannya.

Baca Juga: Vegetarian Tidak Mendapatkan Nutrisi Dari Sayuran

Pastikan Kebenaran Mitos Turunkan Berat Tubuh

Masih bimbang apa info pengurangan berat tubuh yang kamu peroleh betul atau cuman mitos semata? Berikut beberapa Fakta Dibalik Mitos Diet yang terkenal di kelompok warga, berikut dengan kenyataannya:

  1. Karbohidrat mengakibatkan badan gendut

Mitos ini tidak seutuhnya betul, karena bila dimakan dalam jatah yang pas, karbohidrat tidak mengakibatkan kegemukan. Kamu perlu memisah dengan arif tipe karbohidrat yang dimakan untuk mendapatkan manfaat karbohidrat. Makanan yang memiliki kandungan karbohidrat dan bagus untuk dimakan salah satunya bermacam tipe buah dan sayur memiliki serat, kacang-kacangan dan biji-bijian.

  1. Tidak boleh makan pagi untuk turunkan berat tubuh

Walau dipandang seperti salah satunya factor paling penting untuk mengawali hari yang sehat, tapi berdasar laporan dalam jurnal Frontiers in Public Health tahun 2014, kemungkinan ini tidak berlaku kesemua orang dewasa.

Sebagai contoh, riset dalam jurnal Physiology dan Behavior tahun 2013 memberikan indikasi jika tidak makan pagi dapat kurangi konsumsi kalori.

Disamping itu, merilis Healthline, jika jalani puasa intermiten, yang mana makan pagi dilewati atau baru dapat dilaksanakan esoknya, sudah dihubungkan dengan sebagian besar manfaat, terhitung kenaikan kontrol gula darah dan pengurangan pertanda inflamasi berdasar beberapa riset.

Meskipun begitu, puasa intermiten bisa juga dilaksanakan dengan konsumsi makan pagi biasa, selanjutnya makan paling akhir lebih cepat saat malam hari untuk menjaga interval puasa sepanjang 14-16 jam.

Perlu dikenang jika ini tidak berlaku untuk anak yang tumbuh dan remaja, atau beberapa orang yang keperluan gizinya bertambah, seperti wanita hamil atau beberapa orang dengan keadaan kesehatan tertentu. Melepaskan makan pagi pada kasus ini dapat berpengaruh buruk untuk kesehatan.

Di lain sisi, beberapa bukti memperlihatkan jika makan pagi dan konsumsi semakin banyak kalori di awal hari dibanding saat malam hari, digabungkan dengan frekwensi makan yang menyusut, bisa datangkan manfaat kesehatan dengan kurangi berat tubuh dan inflamasi. Diantaranya tercantum pada laporan di jurnal Nutrients tahun 2019.

  1. Tak perlu makan malam bila ingin berat tubuh turun

Kecuali makan pagi, ada juga mitos untuk menghindar makan malam untuk turunkan berat tubuh. Tidak ada bukti yang mengatakan makan malam tingkatkan berat tubuh. Tetapi yang harus diingat, kamu harus tetap batasi konsumsi makanan yang dimakan dan jauhi mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan kalori tinggi. Satu kembali yang penting diingat, jauhi makan besar saat sebelum tidur malam untuk kurangi resiko masalah pencernaan dan nyeri ulu hati.

  1. Makanan tinggi lemak kurang sehat

Beberapa orang yang takut akan makanan banyak mengandung lemak tinggi. Banyak orang cenderung pilih mengikut diet rendah lemak dengan memotong konsumsi lemak, yakini hal itu akan berguna untuk kesehatan secara kesemuaan.

Menurut sebuah study dengan judul “Nutritional Challenges in Metabolic Syndrome” dalam Journal of Clinical Medicine tahun 2019, disebut jika lemak sehat malah penting untuk kesehatan yang maksimal.

Perlu kamu kenali, diet rendah lemak mempunyai resiko permasalahan kesehatan yang semakin besar, salah satunya sindrom metabolik, tingkatkan resistansi insulin, dan kandungan trigliserida yang dikenali sebagai factor resiko penyakit jantung.

  1. Olahraga terlalu berlebih, berat tubuh bisa lebih cepat turun

Ini sebagai mitos yang tak perlu kamu percaya. Kenyataannya, pengurangan berat tubuh akan sukses bila kamu bisa lakukan pengubahan dikit demi sedikit pada pola hidup yang ditempuh dan melakukan secara konsisten.

Dibanding olahraga secara berlebihan, lebih bagus kamu mengawali dengan berolahraga ringan, seperti berjalan kaki tiap hari dan naik sepeda setiap akhir pekan. Disarankan untuk olahraga seputar 20-30 menit sehari-harinya atau seputar 150 menit /minggu. Janganlah lupa, beristirahatlah yang cukup dan kontrol pola makan.

  1. Makanan sehat selalu tambah mahal

Ini salah satunya mitos yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya karena tidak selama-lamanya harga makanan sehat selalu lebih mahal. Bergantung bagaimana kamu menyiapkan makanan. Harga satu porsi makanan cepat sajian misalkan, nyaris sama dengan dengan 1 keranjang sayur yang bisa diperoleh di pasar tradisionil, seperti bayam, sawi, dan kacang-kacangan. Kamu bisa juga menimbang mempersiapkan makanan di dalam rumah, daripada harus membeli makanan di luar.

  1. Agar kurus, kamu perlu minum banyak air

Ini belum seutuhnya betul. Air putih penting untuk memberikan dukungan metabolisme badan yang menahan dehidrasi dan baik. Tetapi kenyataannya, minum air banyak saja sedikit berperanan dalam turunkan berat tubuh. Terutama bila kamu memikir untuk lakukan diet cukup dengan minum air putih, tanpa konsumsi makanan apapun. Skema diet semacam itu tidak disarankan karena malah beresiko mengakibatkan kamu kekurangan jatuh sakit dan gizi.

Konsumsi air bisa berguna secara optimal untuk turunkan berat tubuh bila dibarengi dengan pengubahan pola hidup lengkap, seperti olahraga dengan teratur dan skema makan sehat.

  1. Untuk turunkan berat tubuh, kamu harus meredam lapar

Diet dengan meredam lapar malah bisa mengakibatkan bertambahnya berat tubuh, karena gairah makanmu peluang anak jadi lebih besar. Kamu kemungkinan makan dalam jatah yang semakin banyak saat agenda makan tiba. Disamping itu, meredam lapar beresiko mengakibatkan badan kekurangan energi dan gizi.

Kamu dapat coba membagi jatah makan jadi lebih kecil dengan frekwensi yang lebih sering. Kamu bisa juga kurangi jatah makan, selanjutnya siapkan cemilan sehat seperti buah-buahan atau roti gandum untuk dimakan pada celah waktu makanmu.

  1. Makanan paket memiliki label ‘rendah lemak’ tentu lebih sehat

Tidak selamanya demikian. Makanan memiliki label ‘rendah lemak’ terkadang malah memiliki kandungan bahan lain dengan kandungan tinggi, seperti gula. Untuk menentukannya, cermat cap gizi pada paket makanan.

  1. Stop konsumsi cemilan adalah langkah diet pas

Asumsi ini tidak seutuhnya betul. Cemilan di antara waktu makan khusus masih dibutuhkan untuk penuhi keperluan energi. Yang keliru bukan pada rutinitas makan cemilan, tapi tipe cemilan yang dimakan. Dibanding makan cemilan keripik atau cokelat, lebih bagus tentukan buah-buahan.

  1. Badan harus kurus supaya sehat

Memang bermacam study sudah menunjukkan jika berat badan yang berlebih atau kegemukan bisa mengakibatkan banyak penyakit, seperti diabetes type 2, penyakit jantung, stres, beberapa macam kanker, bahkan juga kematian dini.

Tetapi, untuk kurangi resiko bermacam penyakit bukan bermakna kamu harus menjadi kurus. Yang terpenting ialah konsumsi skema makan memiliki nutrisi dan pastikan style hidupmu aktif, karena sikap itu dapat membenahi berat tubuh dan prosentase lemak badan.

  1. Kentang putih bukan makanan sehat

Kentang putih atau kentang yang kerap kita konsumsi kerap dicap sebagai makanan kurang sehat, apa lagi untuk beberapa orang yang turunkan berat tingkatkan kesehatannya atau tubuh. Dari sisi gizi, kentang dapat memberi banyak manfaat kesehatan, lho, dan dapat diikutkan ke skema makan sehatmu.

Kentang putih ialah sumber baik bermacam gizi, terhitung potasium atau kalium, vitamin C, dan serat. Berdasar sebagian riset, kentang dapat lebih mengenyangkan dibandingkan sumber karbohidrat yang lain. Seperti nasi dan pasta, dan dapat membuat kamu berasa lebih kenyang sesudah makan. Satu perihal yang harus diingat, saat konsumsi kentang, jauhi kentang yang dimasak, oleh karena itu yang tidak sehat. Supaya sehat, konsumsilah kentang yang dipanggang.

Tidak boleh yakin mitos turunkan berat tubuh demikian saja, karena tidak seluruhnya info itu betul. Berobat ke dokter nutrisi untuk ketahui skema diet sehat yang dianjurkan dan sesuai keadaan kesehatanmu. Skema diet yang tidak pas, malah bisa membuat berat tubuh yang makin bertambah, bahkan juga membuat kamu alami masalah kesehatan.